More results...

Generic selectors
Cari yang sama persis
Cari berdasarkan judul
Cari berdasarkan konten
Post Type Selectors
Filter by Categories
Bangka Belitung
Berita Indragiri Hilir
Berita Kriminal
Berita Kuansing
Catatan Muslim
Daerah
Edukasi
Hiburan
Internasional
Investigasi
Jakarta
Kabupaten Gunung Kidul
Kabupaten Indragiri Hilir
Kabupaten Indragiri Hulu
Kabupaten Kampar
Kabupaten Karimun
Kabupaten Kepahiang
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Lahat
Kabupaten Lahat Online
Kabupaten Pelalawan
Kabupaten Rokan hilir
Kabupaten Siak
Kesehatan
Kota Batam
Kota Dumai
Kota Manado
Lampung Barat
Maluku
Maluku Utara
Narasi dan Opini
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Papua
Provinsi Aceh
Provinsi BALI
Provinsi Banten
Provinsi Bengkulu
Provinsi DIY
Provinsi Jambi
Provinsi Jawa Barat
Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Timur
Provinsi Kalimantan Selatan
Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Kepri
Provinsi Lampung
Provinsi Riau
Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Tengah
Provinsi Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Utara
Provinsi Sumatera barat
Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Sumatra Utara
Sejarah
Video
Yogyakarta
INVESTIGASI 86 di Google News

Pengemudi Ojek Online Melakukan Aksi Demo di Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta dan Meminta 5 Tuntutan

Foto : Salah satu Anggota Komisi A DPRD DIY, Stevanus C Handoko ikut berbaur bersama komunitas ojol di Yogyakarta tampak sedang berorasi di depan gedung DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, senin 12/09/2022.

Yogyakarta • Aksi Demo Para pengemudi Ojol di Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta meminta sejumlah tuntutan kepada DPRD DIY.

Komunitas Pengemudi Ojek Online Yogyakarta hari ini menyuarakan protes atas kenaikan harga BBM di depan lobby Gedung DPRD DIY, Kota Yogyakarta.

Sejumlah Pengemudi ojol tampak menghijaukan halaman depan gedung DPRD DIY sembari mengenyuarakan protes atas kebijakan pemerintah yang telah menaikan harga (BBM) Bahan Bakar Minyak.

Para pengemudi ojek online yang berunjuk rasa tersebut merupakan gabungan dari berbagai paguyuban driver se-DIY. Mereka menamakan dirinya Forum Ojol Yogyakarta (FOY) senin, 12/09/2022.

Ketua Paguyuban Driver Gojek Jogja (PAGODJA) Agus suwito memberikan keterangan kepada awak media investigasi86.com di lapangan bahwa pada hari ini yang ikut aksi demo kurang lebih 1500 orang.

Foto : Sejumlah Pengemudi ojol tampak melakukan aksi demo hingga menghijaukan jalan dan halaman depan gedung DPRD Yogyakarta sembari mengyuarakan protes atas kebijakan pemerintah yang telah menaikan harga (BBM) pada beberapa waktu lalu.

Hari ini yang ikut aksi ada sekitar seribu lima ratus ribu orang, jika tuntutan kami belum di penuhi kemungkinan besok kami akan gelar lagi aksi dengan massa yang lebih banyak,” tutur Agus kepada jurnalis investigasi86.com

Dalam Orasinya, Dari perwakilan masing-masing komunitas ojek online (ojol), mereka meminta harga BBM untuk diturunkan, Karena setiap hari mereka menggunakan BBM untuk keberlangsungan pekerjaannya.

Dan otomatis dengan adanya kenaikan harga BBM ini, para pengemudi ojek online merasa dirinya seperti memikul beban berat dikarenakan bukan hanya BBM saja yang naik, melainkan kebutuhan kebutuhan yang lain juga ikut naik.

Forum Ojol Yogyakarta mengaku keberatan atas kebijakan pemerintah ini yang dirasa menambah beban pengeluaran para pengemudi ojek online.

Foto : Salah satu ketua komunitas ojol di Yogyakarta tampak sedang berorasi di depan gedung DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, senin 12/09/2022.

“,Kami keberatan dengan kenaikan BBM 30 persen, sedangkan kenaikan aplikator hanya 15 persen, itu maksimal, Maka tiap hari kami harus mengeluarkan biaya tambahan untuk bisa menyelesaikan tugas kami sebagai driver,” ucap sejumlah driver ojol yang menghijaukan halaman depan gedung DPRD DIY.

Dalam aksinya tersebut, Para pengemudi ojek online menyuarakan lima tuntutan kepada pihak pemerintah.

1. Menolak Kenaikan BBM dan atau berikan subsidi bagi Ojol.

2. Menuntut Cabut ijin Usaha Aplikator yang tidak patuhi regulasi.

3. Pemerataan tarif untuk seluruh aplikator dan seluruh layanan aplikasi serta merujuk pada keputusan Kemenhub No. KP 667 tanggal 7 Sept 2022 (yang berlaku /tanggal 10 september 2022)

4. Bentuk Payung Hukum untuk Driver Online.

5. Wujudkan Kesejahteraan Sosial bagi Seluruh Driver Online seluruh indonesia.

Peserta aksi dari kalangan pengemudi ojek online kemudian ditemui langsung oleh ketua komisi C DPRD DIY, Gimmy Rudin Sianaga, Anggota Komisi D DPRD DIY Muhammad Yazid, Anggota Komisi A DPRD DIY, Stevanus C Handoko, turut membaur dan menyampaikan pendapatnya di depan para pengemudi ojek online tentang regulasi dan hubungan industrial antara aplikator dan mitra.

“,Ketika berbicara mitra kerja dan aplikator di situ ada celah yang tidak ada di Undang-undang Aplikator di lindungi Hukum dan para driver Tidak“,tuturnya.

Makanya driver tidak akan sejahtera jika Undang-undang yang di gunakan masih sama.

Stevanus menilai perlunya UUK untuk ojek online, Mereka berjanji akan membawa dan mengusulkan ke pusat terkait tuntutan para driver ojol secepatnya.(Ananta)

Klik tombol tindakan dibawah sesuai pilihanmu untuk membagikan informasi ini!