Proyek Bangunan Lantai Rumah Sakit Bernilai Milyaran Rupiah, Lantainya Sudah Pada Retak

Foto :

Siak • Proyek Bangunan Lantai Rumah Sakit Bernilai Milyaran Rupiah, Lantainya kok Sudah Pada Retak?

Pembangunan lantai rumah sakit TYPE D di kecamatan sungai apit yang menggunakan anggaran APBD kabupaten Siak bernilai miliaran rupiah.

Proyek yang di kerjakan tahun 2021 yang lalu itu terkesan asal-asalan dalam pengerjaan bangunan rumah sakit tersebut, sehingga bangunan lantai rumah sakit tersebut saat ini telah mengalami retak.

Lembaga swadaya Masyarakat-Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LSM-LCKI) kabupaten siak telah mempertanyakan terkait proyek pembangunan rumah sakit TYPE D tersebut kepada pihak yang bersangkutan.

Syahnurdin selaku Ketua LSM-LCKI kabupaten Siak, menyampaikan rincian dan nilai kontraknya hingga nomor kontraknya sebagai berikut;

Foto : Pembangunan lantai rumah sakit TYPE D di kecamatan sungai apit.

600/Diskes/Kontrak PK-VIII/2021 dan nilai kontraknya sebesar 3.329.497. 099,13 kontrak pelaksana : PT. FAJAR DHUHA, dan Konsultan pengawasnya: PT.WANDRA CIPTA ENGINNEERING yang berlokasi di kecamatan sungai apit.

Proyek yang masa pelaksanaan nya selama seratus tiga puluh hari kelender, di ketahui sumber dananya dari APBD kabupaten Siak tahun 2021.

Demikian di sampaikan ketua LSM-LCKI kabupaten Siak Syahnurdin kepada awak media pada Senin (13/6/2022).

kita semua telah melihat dan menyayangkan kondisi proyek bangunan lantai rumah sakit TYPE D yang baru di bangun tepatnya di kampung kayu Ara permai kecamatan sungai apit, yang pengerjaan proyek tersebut tahun 2021 lalu.

Sangat disayangkan sekali dan APBD kabupaten Siak yang begitu besarnya digunakan untuk proyek yang terlihat asalhasalan, dan saat ini bisa kita lihat kondisi di lantai rumah sakit tersebut sangat memperhatinkan apalagi banyak yang sudah retak” ujar Syahnurdin.

Dapat kabar bahwa pelaksanaan proyek tersebut tidak ada di awasi oleh Tim pelaksana kegiatan dan tidak ada di kontrol oleh rekan-rekan kontraktor.

Syahnurdin juga menyampaikan “tampak pada bagian dinding bangunan hanya menggunakan papan triplek dan ini yang sangat kita kesalkan, hanya menghabiskan anggaran saja

Dana yang dikucurkan miiliran rupiah, sementara bangunannya belum lama di bangun sudah retak-retak“cetusnya.

Kami sebagai warga kabupaten siak dan selaku kontrol sosial sangat menyayangkan pembangunan yang memperhatinkan ini, khusus nya rumah sakit TYPE D tersebut, karena tidak sedikit menghabiskan dana APBD kabupaten siak.

Syahnurdin berharap kedepannya kepada pihak pelaksana kegiatan dan pihak kontraktor yang mendapatkan proyek tersebut agar kedepannya di kerjakan dengan bagus sesuai dengan dana yang dikucurkan.

Kami berharap kepada pelaksana kegiatan tersebut jika mau ambil untung ya yang wajar wajar sajalah! janganlah terlalu besar mencari keuntungan.

Dikarenakan bangunan lantai rumah sakit tersebut telah retak dalam rentang waktu yang begitu dekat, tentunya Kwalitas adonan semennya tidak sesuai dengan dana yang telah di kucurkan, kami menduga ada indikasi korupsi.

Dalam hal ini, jika pihak pelaksana kegiatannya tidak menindak lanjuti untuk memperbaiki lantai yang telah retak-retak itu, maka kami akan melaporkan temuan ini kepada pihak hukum” tegas Syahnurdin.

Tim Media telah berupaya untuk mengkonfirmasi rekan-rekan kontraktor (Kanang) via WhatsApp untuk mempertanyakan terkait pembangunan lantai rumah sakit yang retak tersebut (11/6/2022).

Namun mirisnya, panggilan telepon kami tidak di gubrisnya, padahal WhatsAppnya terlihat lagi online.

Sementara kepala dinas Kesehatan Kabupaten Siak, Tonny Chandra saat di tanyai via chat WhatsApp terkait retaknya bangunan lantai rumah sakit tersebut, hingga berita ini diterbitkan pesan WhatsAppnya belum juga direspon.(red)

Advertisements
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com