PETI Sedang Marak di Kuansing, Aparat Gabungan Polres Kuansing Temukan 20 Unit Rakit PETI dan Langsung dibakar.

Foto : Kapolres Kuansing dan Kasat Reskrim pada saat diatas Rakit PETI yang hendak dibakar.

KUANSING – PETI sedang marak di kuansing, aparat gabungan dari polres kuansing temukan sekitar 20 Unit rakit PETI dan langsung dibakar.

Personil gabungan Polres Kuantan Singingi Riau di Pimpin langsung oleh Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata, SIK M. Si lakukan Operasi Penertiban atas Kegiatan ilegal Penambngan Emas Tanpa Ijin (PETI) di wilayah hukum Polsek Kuantan Hilir dan Polsek Kuantan Tengah Senin (12/9/2022) Sekira pukul 14.30 wib.

Operasi Penertiban Dompeng Kegiatan ilegal Penambngan Emas Tanpa Ijin (PETI) di wilayah hukum Polsek Kuantan Hilir dan Polsek Kuantan Tengah itu dilaksanakan pada Senin (12/9/2022) Sekira pukul 14.30 WIB.

Dalam operasi penertiban itu, Personil gabungan Polres dan Polsek melakukan penyisiran di sejumlah titik lokasi PETI di Aliran Sungai Bendungan Desa Teratak Jering Kecamatan Kuantan Hilir Seberang Kabupaten Kuansing.

Foto : Rakit PETI yang dibakar pada saat razia gabungan personel polres Kuansing dan jajarannya di dua tempat terpisah di wilayah hukum polres Kuansing.

“Dalam operasi tersebut Sedikitnya ada 36 orang Personil gabungan yang diterjunkan langsung ke lokasi tersebut, Ujar Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata, SIK M. Si dalam keterangan resminya melalui Kasat reskrim AKP Linter Sihaloho, SH MH.

AKP Linter menjelaskan bahwa lokasi aktivitas PETI tersebut berupa hamparan terbuka seluas sekitar 10 Hektar dan rakit dompeng (PETI) tersebut terletak ditengah-tengah hamparan, sehingga kedatangan team dapat diketahui langsung oleh para pelaku.

Kemudian pada saat akan melakukan penangkapan, pelaku langsung melarikan diri kekebun karet tua dan berhasil melarikan diri” ucap AKP. Linter lewat keterangan resminya.

Sedangkan, mesin dan peralatan yang digunakan untuk PETI ditinggal lari oleh para pelaku. Kemudian agar peralatan peti itu tidak bisa digunakan lagi, sebanyak 20 rakit dompeng kita dibakar, ” lanjut Linter.

Foto : Kapolres Kuansing dan Kasat Reskrim pada saat diatas Rakit PETI yang hendak dibakar.

Selain di Wilayah Hukum Kuantan Hilir, Tim Gabungan juga menyisir aliran sungai Kuantan di Kecamatan Kuantan Tengah, tepatnya di perbatasan desa Koto Sentajo dengan desa sawah.

Disana kami menemukan 10 rakit PETI yang sedang tidak beroperasi, dan terhadap 10 rakit PETI tersebut juga kita musnahkan, dengan maksud tidak bisa digunakan lagi” terang Linter.

Pada saat operasi penertiban peti tersebut, yang turut Ikut mendampingi ialah Kapolres Kuansing, Kasat Reskrim AKP Linter Sihaloho, SH MH, Kanit I teskrim Ipda Mario Suwito, SH, para Kanit, serta KBO di masing – masing Polsek, dan juga ada beberapa Personil Polsek Kuantan Tengah dan Kuantan Hilir.

Advertisements
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com