More results...

Generic selectors
Cari yang sama persis
Cari berdasarkan judul
Cari berdasarkan konten
Post Type Selectors
Filter by Categories
Bangka Belitung
Berita Indragiri Hilir
Berita Kriminal
Berita Kuansing
Catatan Muslim
Daerah
Edukasi
Hiburan
Internasional
Investigasi
Jakarta
Kabupaten Gunung Kidul
Kabupaten Indragiri Hilir
Kabupaten Indragiri Hulu
Kabupaten Kampar
Kabupaten Karimun
Kabupaten Kepahiang
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Lahat
Kabupaten Lahat Online
Kabupaten Pelalawan
Kabupaten Rokan hilir
Kabupaten Siak
Kesehatan
Kota Batam
Kota Dumai
Lampung Barat
Maluku
Maluku Utara
Narasi dan Opini
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Papua
Provinsi Aceh
Provinsi BALI
Provinsi Banten
Provinsi Bengkulu
Provinsi DIY
Provinsi Jambi
Provinsi Jawa Barat
Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Timur
Provinsi Kalimantan Selatan
Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Kepri
Provinsi Lampung
Provinsi Riau
Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Tengah
Provinsi Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Utara
Provinsi Sumatera barat
Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Sumatra Utara
Sejarah
Video
Yogyakarta

Jalan Desa Hiligawoni Menuju Desa Loloana’a Dusun II Sangat Memprihatinkan

Nias Utara – Jalan penghubung dari desa Hiligawoni menuju ke desa Loloanaa Dusun II kecamatan Alasa kabupaten Nias Utara kepulauan Nias provinsi Sumatera Utara sangat memprihatinkan dan belum pernah tersentuh Aspal dari Pemerintah kabupaten (Pemkab) Nias Utara.

Berdasarkan pantauan awak media dilapangan jalan tersebut sangat memprihatinkan dan sangat susah dilalui masyarakat setempat untuk melakukan aktivitas sehari-harinya.

Jalan tersebut hanya dibangun dengan menggunakan tenaga swadaya masyarakat dari dana desa (DD) dan belum pernah mendapat pengaspalan yang layak dari pemerintah kabupaten Nias Utara atau dari provinsi Sumatera Utara.

Sa’at awak media mewawancarai ketua RT 8 desa Loloana’a atas nama Satieli Hulu ( A.siloran Hulu) mengatakan “Kami meharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Nias Utara terlebih Kepada Persiden Republik Indonesia, dari merdeka Indonesia tahun 1945 tidak pernah tersentuh aspal sampai sekarang.” Jum’at (20/10/2023)

“Jalan kami ini hanya dibangun dengan menggunakan tenaga swadaya masyarakat dan menggunakan Dana Desa ( DD) seadanya.” Ujarnya RT

“Masyarakat disini setiap kalau ada barang kami yang agak berat seperti alat bangunan ya terpaksalah kami mengeluarkan uang bayaran atau ongkos yang lumayan besar untuk menyewa kendaraan.” Katanya RT

“Apalagi kalau tepat pada musim penghujan, sangat sulit dan licin jalan yang kami tempuhi.” Tambahannya

“Kami berharap besar Pemerintah kabupaten atau Pusat memperhatikan perkembangan untuk desa kami, setidaknya pengaspalan jalan supaya bisa beraktivitas dengan baik”. Tutupnya

Didesa tersebut terdapat Sekolah SMP/SLTP juga sangat memprihatinkan bangunannya dan juga menjadi kendala jalan yang dilintasi saat para guru sekolah tersebut pergi mengajar. (Armansyah)

 

Klik tombol tindakan dibawah sesuai pilihanmu untuk membagikan informasi ini!
INVESTIGASI 86 di Google News