Dugaan Korupsi Pasar Rakyat di Bolmong, Ternyata George Tanor Kadis Dinas Perdagangan dan ESDM Saat Itu

Foto :

 

BolmongDugaan Korupsi Pasar Rakyat di Bolmong, Ternyata George Tanor adalah Kadis Dinas Perdagangan dan ESDM Saat Itu. Terkait dugaan korupsi pada proyek pasar rakyat tipe C di desa Buntalo, sebelumnya pihak media sudah mewawancarai pihak Kajari kota kotamobagu Elwin khahar SH,MH. 

Namun Kajari Bolmong Elwin Khahar SH MH tidak memberikan keterangan terkait progres penanganan dugaan korupsi pasar rakyat tipe C yang telah menelan uang rakyat senilai Rp. 5.710.717.000 (Lima milyar tujuh ratus sepuluh juta tujuh ratus tujuh belas ribu Rupiah).

Padahal jika Kejari Bolmong serius dalam menangani kasus dugaan korupsi yang milyaran tersebut sangatlah mudah bagi kejari untuk menginvestigasinya lebih dalam.

Padahal sudah jelas pada saat proyek tersebut berlangsung, yang mengadakan proyek pasar rakyat, yakni Dinas Perdagangan dan ESDM Bolmong yang pada saat itu Kadisnya adalah George Tanor.

Jika Kejari serius tentulah sangat mudah. Diketahui kontraktor yang memenangkan tender pasar rakyat tersebut adalah PT. Ininnawa Presisi Konstruksi melalui Dinas Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral yang pada saat itu kadisnya adalah George Tanor.

Foto : kontraktor yang memenangkan tender pasar rakyat tersebut adalah PT. Ininnawa Presisi Konstruksi melalui Dinas Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral

Apakah mungkin Power mantan kadis Dinas Perdagangan dan ESDM George Tanor lebih kuat dari pada Kejari Bolmong Elwin Khahar SH MH? Ataukah ada orang yang lebih kuat lagi selain George Tanor yang membuat APH tidak berkutik untuk mengusut kasus ini?

Mungkinkah sudah tidak ada lagi aparat penegak hukum didaerah Bolmong yang sanggup mengusut kasus ini? Atau mungkin sudah ada Kongkalikong?

Bagaimana bangsa ini mau maju dan masyarakat nya menjadi makmur jika pejabat dan APH nya sudah bermain mata.

Uang rakyat yang senilai Rp. 5.710.717.000 (Lima milyar tujuh ratus sepuluh juta tujuh ratus tujuh belas ribu Rupiah) bukanlah nilai kecil. Uang segitu hanya dijadikan bangunan tua yang semrawut dan nyaris hancur hingga saat ini.

Apakah sudah putus urat malunya wahai bapak pejabat?Apakah nilai nilai Pancasila masih tertanam didada para petinggi negri ini? Mana sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia?(Hery)

Advertisements
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com