More results...

Generic selectors
Cari yang sama persis
Cari berdasarkan judul
Cari berdasarkan konten
Post Type Selectors
Filter by Categories
Bangka Belitung
Berita Indragiri Hilir
Berita Kriminal
Berita Kuansing
Catatan Muslim
Daerah
Edukasi
Hiburan
Internasional
Investigasi
Jakarta
Kabupaten Gunung Kidul
Kabupaten Indragiri Hilir
Kabupaten Indragiri Hulu
Kabupaten Kampar
Kabupaten Karimun
Kabupaten Kepahiang
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Lahat
Kabupaten Lahat Online
Kabupaten Pelalawan
Kabupaten Rokan hilir
Kabupaten Siak
Kesehatan
Kota Batam
Kota Dumai
Kota Manado
Lampung Barat
Maluku
Maluku Utara
Narasi dan Opini
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Papua
Provinsi Aceh
Provinsi BALI
Provinsi Banten
Provinsi Bengkulu
Provinsi DIY
Provinsi Jambi
Provinsi Jawa Barat
Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Timur
Provinsi Kalimantan Selatan
Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Kepri
Provinsi Lampung
Provinsi Riau
Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Tengah
Provinsi Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Utara
Provinsi Sumatera barat
Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Sumatra Utara
Sejarah
Video
Yogyakarta
INVESTIGASI 86 di Google News

Aktivis LH Kota Cilegon Tolak Bantuan Bank Dunia Untuk Pabrik BBJP Bagendung

Cilegon – Pemerintah Kota (PEMKOT) Cilegon dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN meresmikan pabrik pengelolaan sampah bahan bakar jemputan padat (BBJP) di Tempat Pembangunan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung Cilegon provinsi Banten pada hari Selasa (29/11/2022) Tahun lalu setelah peresmian rencana Pemkot Kota Cilegon tidak berjalan dengan semestinya, terlihat dari belum adanya legalitas hukum berjalannya pabrik BBJP tersebut.

Menurut Aktivis Lingkungan Hidup (LH) Kota Cilegon Martin Mandini menjelaskan bahwa rencana pemerintah untuk menjalankan pabrik BBJP sampai saat ini belum ada legalitas atau kejelasan baik Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ataupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Selasa (26/12/2023)

“Legalitas Pengelolaan Pabrik BBJP apa? BLUD atau BUMD, sedangkan pabrik sudah diresmikan dan proses produksi terus berjalan.” Ucap Martin Mandini

PT Indonesia Power mengatakan bahwa potensi 30 ton sampah per hari yang dihasilkan oleh Pabrik BBJP omzetnya bisa mencapai RP. 6.661.450 per hari lalu kemana uang omzet tersebut.

Martin menegaskan bahwa pabrik BBJP di TPSA Bagendung tersebut “Kalau bukan pencitraan Walikota apa namanya, legalitas pabrik tersebut tidak jelas dan kita juga tidak tau Bank Dunia membantu apa meminjamkan uang untuk pabrik BBJP tersebut.”

“Kalau sifatnya pinjaman lebih baik tidak usah.” Pungkasnya (Deni)

Klik tombol tindakan dibawah sesuai pilihanmu untuk membagikan informasi ini!