More results...

Generic selectors
Cari yang sama persis
Cari berdasarkan judul
Cari berdasarkan konten
Post Type Selectors
Filter by Categories
Bangka Belitung
Berita Indragiri Hilir
Berita Kriminal
Berita Kuansing
Catatan Muslim
Daerah
Edukasi
Hiburan
Internasional
Investigasi
Jakarta
Kabupaten Gunung Kidul
Kabupaten Indragiri Hilir
Kabupaten Indragiri Hulu
Kabupaten Kampar
Kabupaten Karimun
Kabupaten Kepahiang
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Lahat
Kabupaten Lahat Online
Kabupaten Pelalawan
Kabupaten Rokan hilir
Kabupaten Siak
Kesehatan
Kota Batam
Kota Dumai
Lampung Barat
Maluku
Maluku Utara
Narasi dan Opini
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Papua
Provinsi Aceh
Provinsi BALI
Provinsi Banten
Provinsi Bengkulu
Provinsi DIY
Provinsi Jambi
Provinsi Jawa Barat
Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Timur
Provinsi Kalimantan Selatan
Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Kepri
Provinsi Lampung
Provinsi Riau
Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Tengah
Provinsi Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Utara
Provinsi Sumatera barat
Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Sumatra Utara
Sejarah
Video
Yogyakarta

RSUD Kabupaten Lahat Pasang Tarif Pengurusan Jenazah Pasien Per Kilo Berat Badan Jenazah, Keluarga Pasien Mengeluh

Foto : Jenazah Andi (32) bersama salah seorang keluarganya saat di ruang rawat inap RSUD LAHAT berserta bentuk depan bangunan rumah sakit umum daerah tersebut.

LAHAT • Biaya proses pemulangan jenazah pasien RSUD LAHAT di hitung per kilo berat badannya, sejumlah warga dari keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) keluhkan layanan dari pihak RSUD Kabupaten Lahat.

Kebijakan dari rumah sakit umum daerah Lahat tersebut dinilai keluarga pasien tidak lagi menerapkan kebijakan yang biasanya diterapkan di Rumah Sakit Umum Daerah lainnya. Bahkan sejumlah pelayanan dan kebijakan dari RSUD tersebut dinilai sudah mempersulit pasien, serta turut menambah beban keluarga yang ditinggalkan.

Andi (32) pasien yang meninggal dunia karena sakit yang di deritanya pada rabu 23 Agustus 2023 lalu, disebutkan oleh salah seorang orang tua almarhum, bahwa jasad anaknya dibiarkan terbujur selama kurang lebih tiga jam di dalam ruang rawat inap RSUD LAHAT.

Keluarga pasien yang berasal dari desa lubuk Mabar, kecamatan pseksu, Kabupaten Lahat, menyebutkan bahwa Jasad Andi yang terbujur di dalam ruang rawat inap RSUD LAHAT, disebutkan bahwa tidak ada seorangpun petugas rumah sakit yang mengurusi mayat anaknya selama kurang lebih tiga jam.

Ada sekitar 3 jam jasad anak saya terbujur di ruang rawat inap rumah sakit itu, selama itu jasad anak saya dibiarkan dan tak seorangpun petugas rumah sakit yang bergegas datang untuk mengurus jasad anak saya” jelas salah seorang keluarga pasien kepada investigasi86.

Foto : Jenazah Andi (32) bersama salah seorang keluarganya saat di ruang rawat inap RSUD LAHAT berserta bentuk depan bangunan rumah sakit umum daerah tersebut.

Dalam waktu sekitar tiga jam itu, jasad Andi (32) pasien yang meninggal di ruang rawat inap RSUD tersebut, sempat menjadi bahan tontonan oleh sejumlah pasien rawat inap lain dan para keluarga pasien rawat inap yang ada di ruangan itu.

Lidia salah seorang karyawan rumah sakit umum daerah (RSUD) kabupaten LAHAT, saat di konfirmasi awak media di ruang Unit Gawat Darurat (UGD), menyebutkan bahwa dirinya masih berusaha menghubungi sopir ambulance, tak lama berselang kemudian karyawan rumah sakit tersebut meminta uang 300 ribu rupiah untuk sopir ambulance agar menghemat biaya.

Lidia juga menyebutkan apabila proses pemulangan jasad pasien jika melalui bendahara, biaya yang dibebankan kepada pihak keluarga pasien lebih mahal dan di hitung per kilo dari berat badan jasad pasien yang hendak di pulangkan ke kediamannya.

Kita hubungi sopir ambulance namun ada biayanya 300 ribu untuk sopir ambulan ya pak, kalau lewat bendahara beda pak, biasanya hitung per kilo” jelas petugas rumah sakit umum daerah (RSUD) LAHAT.

Dikarenakan ada dua opsi dalam proses pemulangan jenazah pasien di RSUD lahat, pihak keluarga pasien lebih memilih untuk membayar uang 300 ribu rupiah kepada sopir ambulance, berharap agar jasad anaknya bisa segera dikebumikan di kampung halamannya yang berada di desa lubuk Mabar, Kecamatan Pseksu, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Wartawan (Khoiril)

Editor (ADR)

Klik tombol tindakan dibawah sesuai pilihanmu untuk membagikan informasi ini!
INVESTIGASI 86 di Google News