Tajam Mengabarkan Fakta

Ribuan Jurnalis Indonesia Bersatu Turun Aksi Ada Apa ?

Jakarta – Aksi luar biasa yang melibatkan ribuan Jurnalis dari berbagai media cetak dan online turun unjuk rasa di dua titik di Mabes Polri dan di depan Gedung Dewan Pers. Kamis (24/03/2022)

Tuntutan aksi ini bermula adanya pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung yang juga mengaku Ahli Pers Dewan Pers serta Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch Bangun yang menganggap mengaburkan konstitusi UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Aktifis Pers Jawa Timur Munif menjelaskan “Kami meminta pertanggungjawaban Dewan Pers yang telah menyimpang dari amanah Konstitusi UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers.”

Aktifis Pers Jawa Tengah Ardhi Solehudin juga mengungkapkan “Saya menyayangkan gedung Dewan Pers yang dibanggakan ternyata dihuni para Aparat Sipil Negara (ASN) Kominfo.”

Dewan Pers yang harusnya menjadi simbol demokrasi, transparansi dan supremasi hukum tidak mempunyai nyali untuk menemui Aksi Demo Ribuan ini, bahkan setelah perwakilan peserta aksi dipersilahkan masuk, tidak ada seorangpun pengurus Dewan Pers yang ada hanya ASN Kominfo.

Gedung Dewan Pers telah menjadi olahan ngawur Dewan Pers, dimana gedung milik para Insan Pers di isi para ASN Kominfo.

Empat (4) Tuntutan dari Aksi ini :

1. Pidanakan Iskandar Zulkarnain Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung

2. Hapus Aturan UKW Dewan Pers dan Verifikasi Media yang keluar dari Konstitusi amanah UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers

3. Keluarkan Semua Oknum pengurus Dewan Pers yang tidak sejalan dengan Visi dan Misi Dewan Pers Independen

4. Cabut SK Presiden dan Nota Kesepahaman TNI/Polri, Pemerintah dengan Dewan Pers
(Reza)

 

Menu