More results...

Generic selectors
Cari yang sama persis
Cari berdasarkan judul
Cari berdasarkan konten
Post Type Selectors
Filter by Categories
Bangka Belitung
Berita Indragiri Hilir
Berita Kriminal
Berita Kuansing
Catatan Muslim
Daerah
Edukasi
Hiburan
Internasional
Investigasi
Jakarta
Kabupaten Gunung Kidul
Kabupaten Indragiri Hilir
Kabupaten Indragiri Hulu
Kabupaten Kampar
Kabupaten Karimun
Kabupaten Kepahiang
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Lahat
Kabupaten Lahat Online
Kabupaten Pelalawan
Kabupaten Rokan hilir
Kabupaten Siak
Kesehatan
Kota Batam
Kota Dumai
Kota Manado
Lampung Barat
Maluku
Maluku Utara
Narasi dan Opini
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Papua
Provinsi Aceh
Provinsi BALI
Provinsi Banten
Provinsi Bengkulu
Provinsi DIY
Provinsi Jambi
Provinsi Jawa Barat
Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Timur
Provinsi Kalimantan Selatan
Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Kepri
Provinsi Lampung
Provinsi Riau
Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Tengah
Provinsi Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Utara
Provinsi Sumatera barat
Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Sumatra Utara
Sejarah
Video
Yogyakarta
INVESTIGASI 86 di Google News

Isu Penyakit Hewan di Kuansing Menjelang Idul Adha, Ada atau Tidak?

Kuansing • Isu Penyakit Hewan di Kuansing Menjelang Idul Adha, Ada atau Tidak? Menjelang hari Raya Idul Adha, sejumlah pengurus masjid dan panitia kurban berbondong mencari hewan kurban untuk keberlangsungan tradisi dan ibadah umat muslim tahunan ini.

Sejumlah pengusaha peternakan sapi di Kuansing juga ikut merasakan antusias atas kedatangan hari raya kurban (idul adha 1443 H) pada tahun ini.

Namun karena banyaknya beredarnya isu di media terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak belakangan ini, tim media investigasi86 mencoba untuk memantau dan menggali informasi terkait kondisi kesehatan ternak sapi yang ada di kabupaten kuansing.

Seperti usaha peternakan sapi Bapak Andi yang lokasinya tidak jauh dari gedung perpustakaan kuansing.

Bapak Andi merupakan salah satu pengusaha ternak sapi yang ada di kabupaten Kuansing yang telah menggeluti usaha ternak sapi sudah sejak lama.

Andi menyebutkan bahwa selama ini sapi-sapi yang ia ternak tidak ada dan tidak ditemukan penyakit PMK seperti yang banyak beredar di media-media.

Gak ada, selama saya beternak sapi belum ada saya menemukan sapi-sapi saya yang memiliki penyakit seperti yang beredar di media-media” jelas Andi kepada media investigasi86, Kamis 07/07/22.

Foto : Ratusan ternak sapi lokal pak Andi yang masih eksis dan banyak di cari oleh warga Kuansing dan sekitarnya.

Lebih lanjut Andi menjelaskan bahwa sapi-sapi yang terindikasi Penyakit Mulut dan kuku (PMK) biasanya selalu berasal dari sapi impor (sapi dari luar negri) sedangkan sapi lokal, Andi menyebutkan selama ini tidak ditemukan pada hewan-hewan ternaknya.

Biasanya sapi yang penyakit PMK itu sapi impor bang” ungkap Andi kepada awak media.

Kekhawatiran masyarakat ternyata tidak hanya terkait penyakit mulut dan kuku (PMK). Ada juga sebagian masyarakat yang khawatir jika sapi yang telah divaksinasi kemudian di konsumsi akan menimbulkan efek negatif kepada tubuh manusia.

Seperti salah seorang warga kota Teluk Kuantan yang tidak mau disebutkan namanya, sebut saja “Bobon” yang khawatir jika mengkonsumsi sapi yang telah divaksinasi.

Itu kalau sapi jika divaksin aman gak dagingnya untuk di konsumsi? Apakah tidak ada efek sampingnya kalau daging sapi yang divaksin itu kita konsumsi? Sudah diteliti belum” tanya Bobon kepada awak media, Rabu 06/07/22.

Terkait pertanyaan Bobon, awak media juga memastikan kondisi sapi yang hendak dibagikan dagingnya pada saat hari raya kurban nanti kepada pengusaha ternak sapi, apakah sapi-sapi tersebut telah divaksin menjelang sapi-sapi tersebut di sembelih.

Andi sang pengusaha ternak sapi juga menuturkan kepada awak media bahwa sapi-sapi yang ia pelihara ada lebih dari 100 ekor sapi yang memiliki kondisi kesehatan yang baik dan kesemuanya tidak di vaksin.

Sapi saya lebih dari 100 ekor bang, kondisinya insyaallah dalam keadaan sehat semua dan tidak ada yang divaksin satupun” ujar Andi kepada awak media investigasi86, Kamis 07/07/22.

Dengan makin dekatnya hari raya idul adha 1443 hijriah, tentu panitia kurban maupun pengurus masjid hendak mencari hewan ternak untuk di kurbankan.

Ketelitian/kejelian dalam memilih dan memilah hewan kurban patut untuk di prioritaskan, pasalnya daging hewan kurban tersebut akan di konsumsi oleh masyarakat banyak.

Jika daging hewan kurban tersebut terindikasi penyakit menular tentu akan menjadi sebuah bahan perhitungan bagi masyarakat yang mengkonsumsinya.(red)

Klik tombol tindakan dibawah sesuai pilihanmu untuk membagikan informasi ini!