More results...

Generic selectors
Cari yang sama persis
Cari berdasarkan judul
Cari berdasarkan konten
Post Type Selectors
Filter by Categories
Bangka Belitung
Berita Indragiri Hilir
Berita Kriminal
Berita Kuansing
Catatan Muslim
Daerah
Edukasi
Hiburan
Internasional
Investigasi
Jakarta
Kabupaten Gunung Kidul
Kabupaten Indragiri Hilir
Kabupaten Indragiri Hulu
Kabupaten Kampar
Kabupaten Karimun
Kabupaten Kepahiang
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Lahat
Kabupaten Lahat Online
Kabupaten Pelalawan
Kabupaten Rokan hilir
Kabupaten Siak
Kesehatan
Kota Batam
Kota Dumai
Kota Manado
Lampung Barat
Maluku
Maluku Utara
Narasi dan Opini
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Papua
Provinsi Aceh
Provinsi BALI
Provinsi Banten
Provinsi Bengkulu
Provinsi DIY
Provinsi Jambi
Provinsi Jawa Barat
Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Timur
Provinsi Kalimantan Selatan
Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Kepri
Provinsi Lampung
Provinsi Riau
Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Tengah
Provinsi Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Utara
Provinsi Sumatera barat
Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Sumatra Utara
Sejarah
Video
Yogyakarta
INVESTIGASI 86 di Google News

Gawat!!! KONI Lahat Diduga Sunat Honor Para Panitia Porprov XIV Sumsel

Logo KONI

LAHAT • Kegiatan Porprov XIV Sumsel di Lahat telah berakhir, namun masih menyisakan cerita cukup memalukan, Selasa (26/9).

Bukan dari para atlet, cerita ini justru terjadi di panitia lokal yang terlibat dalam kegiatan Porprov, dimana honor panitia porprov diduga disunat oleh pihak KONI Lahat.

Salah satu panitia dari Cabang Olahraga (cabor) pencak silat, Sari mengaku dirinya hanya menerima honor 100 per hari, pada hal dirinya mendapat informasi dari IPSI Sumsel, honor mereka 150 ribu per hari.

Pada hal kami tanya sesama rekan panitia yang beda cabor, mereka menerima honor lebih dari itu, mengapa honor kami cuma segitu, pada hal dua hari sebelum pelaksanaan kami sudah sibuk di venue,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya mengaku, bahwa selama menjadi panitia cabor pencak silat, para panitia lokal tidak menerima jatah makan oleh pihak KONI.

Yang menyediakan makan kami dari IPSI Lahat, pihak KONI hanya memberikan jatah makan ke para panitia dari Provinsi,” katanya.

Dilain pihak, salah satu panitia lokal arum jeram, Alip mengaku dirinya mendapat honor 1 juta seminggu dan angka itu tentu jauh dari honor yang diterima panita lokal cabor pencak silat.

Namun demikian, ada pula informasi yang beredar, bahwa para panitia lokal arum jeram hanya menerima honor 250 ribu selama 4 hari.

Menanggapi kesenjangan honor para panitia lokal tersebut, awak media berusaha menghubungi Ketua KONI Lahat, Kalsum Barefi melalui via WA.

Namun hingga berita ini diturunkan, Ketua KONI Lahat tidak memberikan respon, apakah honor panitia lokal Porprov tersebut sudah sesuai aturan atau tidak?

Pada hal keterlibatan para panitia lokal tersebut menjadi kunci kesuksesan Kabupaten Lahat yang jadi tuan rumah di Porprov Sumsel tahun ini hingga Kabupaten Lahat berhasil menyabet Juara Umum. (Khoiri)

Klik tombol tindakan dibawah sesuai pilihanmu untuk membagikan informasi ini!