Terkait Rincian Kegiatan Proyek Normalisasi Irigasi di Siberobah, Juru Irigasi Telah Tansparan Kepada Media

Foto : papan rincian kegiatan proyek normalisasi bendungan di desa siberobah.

Kuansing • Belakangan beredar isu bahwa proyek normalisasi irigasi di desa siberobah gunung Toar tidak transparan terkait rincian kegiatan proyek normalisasi bendungan.

Sebelumnya, ketika awak media terjun ke lokasi proyek tersebut memang tidak ditemukan papan terkait rincian kegiatan proyek normalisasi irigasi tersebut.

Namun setelah digali informasi, ternyata papan rincian proyek tersebut memang pernah dipasang, namun karena seiring berjalan waktu, ruang lingkup kerja alat berat (excavator) yang sedang mengerjakan proyek tersebut membuat papan/spanduk rincian kegiatan tersebut terlindas oleh alat berat yang sedang bekerja di lokasi tersebut.

Hal tersebut dituturkan langsung oleh Kadri selaku juru irigasi proyek tersebut kepada awak media pada Sabtu 2 Juli 2022.

Itu papan proyeknya ada kok, ini fotonya pada saat proyek tersebut dilaksanakan” terang Kadri kepada awak media, 02/06/2022 Sabtu siang.

Foto : papan rincian kegiatan proyek normalisasi bendungan di desa siberobah.

Lebih lanjut Kadri menyebutkan bahwa proyek normalisasi irigasi tersebut, pada saat itu memang sedang dalam tahap proses pengerjaan.

Kemaren itukan dalam proses pengerjaan” ujar Kadri kepada awak media.

Kemudian pada saat tim media memverifikasi atas berita sebelumnya kepada Kadri yang selaku juru irigasi tersebut, beliau menyebutkan bahwa saat ini proyek normalisasi irigasi itu telah selesai dan telah dibereskan.

Saat ini proyek tersebut sudah selesai dan sudah beres” jelas Kadri kepada awak media investigasi86, Sabtu 02/062022.

Namun terkait bocornya saluran irigasi tersebut, Kadri memang tidak menepisnya dan mengakui bahwa memang ada saluran irigasi yang bocor yang berjarak tidak jauh dari bendungan tersebut.

“Ya kalau saluran yang bocor itu memang ada di saluran irigasi tersebut” ucap Kadri.

Kemudian lewat media ini, juru irigasi tersebut berharap kepada pihak Dinas terkait di provinsi Riau agar memperhatikan kondisi saluran irigasi tersebut yang telah banyak bocor, sehingga membuat debit air yang ada di saluran irigasi tersebut tidak maksimal.

“Saya berharap kepada pihak provinsi agar memperhatikan saluran irigasi yang bocor tersebut agar debit dan volume airnya bisa lebih maksimal” tutup Kadri.(red)

Advertisements
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com