More results...

Generic selectors
Cari yang sama persis
Cari berdasarkan judul
Cari berdasarkan konten
Post Type Selectors
Filter by Categories
Bangka Belitung
Berita Indragiri Hilir
Berita Kriminal
Berita Kuansing
Catatan Muslim
Daerah
Edukasi
Hiburan
Internasional
Investigasi
Jakarta
Kabupaten Gunung Kidul
Kabupaten Indragiri Hilir
Kabupaten Indragiri Hulu
Kabupaten Kampar
Kabupaten Karimun
Kabupaten Kepahiang
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Lahat
Kabupaten Lahat Online
Kabupaten Pelalawan
Kabupaten Rokan hilir
Kabupaten Siak
Kesehatan
Kota Batam
Kota Dumai
Kota Manado
Lampung Barat
Maluku
Maluku Utara
Narasi dan Opini
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Papua
Provinsi Aceh
Provinsi BALI
Provinsi Banten
Provinsi Bengkulu
Provinsi DIY
Provinsi Jambi
Provinsi Jawa Barat
Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Timur
Provinsi Kalimantan Selatan
Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Kepri
Provinsi Lampung
Provinsi Riau
Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Tengah
Provinsi Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Utara
Provinsi Sumatera barat
Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Sumatra Utara
Sejarah
Video
Yogyakarta
INVESTIGASI 86 di Google News

Bupati Ini Ancam Akan Cabut Izin, Jika Tidak Menaikkan Harga Sawit

BENGKULU, – Apresiasi untuk Bapak Mian selaku Bupati Bengkulu Utara. Bupati Bengkulu Utara tersebut mengancam akan mencabut 8 izin perusahaan pabrik Crude Palm Oil (CPO) di wilayahnya apabila tidak segera menaikkan harga TBS.

Mian meminta pabrik CPO menjadikan harga kelapa sawit di atas Rp 3.000 per kilogram. Ia menyimpulkan, anjloknya harga sawit karena ulah sepihak dari pabrik.

Mian mendatangi satu per satu delapan pabrik CPO di Kabupaten Bengkulu Utara.

“Saya mendatangi pabrik itu menanyakan apa dasar mereka menurunkan harga sawit karena harga yang mereka patok merugikan petani dan bertentangan dengan surat edaran Kementerian,” kata Mian saat dihubungi lewat telpon, Jumat (29/4/2022).

Perbandingan Harga Bensin Pertamina dan Swasta, Mana yang Lebih Murah?

Pada umumnya, sambung Mian, pihak pabrik beralasan turunnya harga sawit karena ada larangan ekspor CPO.

Pihak pabrik ini menggunakan alasan adanya larangan ekspor CPO untuk menurunkan harga beli sawit, padahal itu tidak berpengaruh, ditambah lagi dengan momen menyambut hari raya Idul Fitri” jelas Mian.

Mian mengaku telah memanggil delapan pabrik CPO yang beroperasi di Kabupaten Bengkulu Utara, guna mencari solusi agar harga kelapa sawit bisa kembali normal di atas Rp 3000 perkilogramnya.

Kemaren kedelapan perusahaan sawit sudah saya panggil dan meminta mereka kembali menaikan harga sawit, bila mereka tidak menaikan harga sawit, maka akan saya cabut izin perusahaan mereka,” tegas Mian.

“Untuk sementara kita berkesimpulan, penurunan harga TBS terkesan dilakukan sepihak oleh perusahaan,” papar Mian.

Dalam sepekan beberapa kali harga TBS turun, mulai dari Rp 3.140 turun menjadi Rp 3.090, Kemudian turun lagi menjadi Rp 2.990 dan saat ini semakin murah, yakni Rp 800 per kilogram.

Kompas

Klik tombol tindakan dibawah sesuai pilihanmu untuk membagikan informasi ini!