6 Negara Yang Pernah Menjajah Indonesia

Ada 6 negara penjajah Indonesia yang tercatat. Sejarah mencatat bahwa Bumi Pertiwi ini pernah dijajah oleh negara lain,kedatangan kaum penjajah ke negeri ini tidak lain dan tidak bukan hanya untuk mengeruk dan mengambil harta kekayaan alam yang ada di Tanah Air kita tercinta ini.

Berikut ada 6 Negara yang pernah menjajah Bumi Nusantara.

1. Belanda (1602-1942)

Diantara sejumlah negara negara penjajah lainnya, negara penjajah Indonesia ini adalah negara pencetak rekor untuk jangka waktu yang paling lama menjajah bangsa ini,lamanya negri ini dijajah yakni 346 tahun.

Selama 346 tahun itu Belanda berhasil menduduki wilayah Nusantara seluruhnya mencakup pulau Sumatra,Sulawesi,Jawa dan Papua.

Tidak jauh berbeda dengan negara penjajah lainnya,tujuan Belanda pada awalnya pun hanya untuk berdagang dan mencari rempah.

Namun seiring berjalannya waktu Belanda lalu memainkan politik adu domba,dengan cara merekrut orang orang pribumi untuk bekerja dengannya.

Orang orang pribumi yang direkrut oleh Belanda adalah orang orang yang mau menjual harga dirinya demi baju baju mahal dan sepatu kulit dari Belanda serta kemewahan di segi fasilitas yang tidak dimiliki oleh pribumi lain.

Mereka tidak peduli dengan saudaranya setanah air,asalkan mereka mendapatkan fasilitas dan kemewahan dirumahnya oleh tuan Belanda,bahkan mereka mau membunuh saudaranya sendiri asalkan permintaan mereka terpenuhi oleh tuan Belanda.

2. Prancis(1806-1811)

VOC ketika mengalami krisis,Kolonial Belanda yang pada saat itu sempat ditaklukkan oleh Prancis,secara otomatis wilayah kekuasaan belanda jatuh ke tangan Prancis.

Tepat ketika tahun 1808,Louis Napoleon selaku Raja Prancis pada waktu itu mengirimkan Marsekal Willem Daendels ke Jakarta yang pada saat itu di juluki (Batavia) lalu dijadikan Gubernur Jenderal di Batavia.

Disaat kepemimpinan Daendels di Batavia, Kolonial Prancis berhasil mengibarkan benderanya di atas perahu VOC,tentu hal ini memberi isyarat bahwa Prancis memulai penjajahannya di Bumi Nusantara.Daendels dan kolonial nya yang kejam dan diktator membuatnya mendapat berbagai kecaman, dari berbagai pihak,dan hingga pada akhirnya ia tergantikan oleh Jan Willem Janssens.

Namun tepat pada tanggal 18 September 1811,Jan Willem Janssens menyerah dan menyatakan kekalahannya atas Inggris lalu Jan Willem janssens menandatangani perjanjian bahwa seluruh bagian Pulau Jawa diserahkan pada Inggris.

3. Inggris(1811-1816)

 


Inggris juga pernah menjadi negara penjajah Indonesia. Kekalahan Francis ditangan Jan Willem Janssens otomatis menjadi sebuah awal yang bagus bagi inggris untuk menguasai wilayah Jawa. Stamford Raffles yang memimpin pasukan Inggris pada saat itu langsung memberikan perubahan positif pada Indonesia,mulai dari penghapusan  Perbudakan hingga menghapus Monopoli dagang,selain itu pulau Jawa dibagi menjadi 16 Keresidenan.

Disaat pulau jawa sudah berada di tangan kekuasaan Inggris pada saat itu,berselang ketika itu bumi Eropa sedang mengalami konflik besar antara Inggris dan Belanda,dan dari konflik itu terbentuklah perjanjian dari kedua belah pihak antara Inggris dan Belanda,maka secara resmi Belanda kembali menguasai serta menjajah kembali bumi nusantara.

4. Portugis(1509-1595)

Sudah tertulis dalam sejarah bahwa Portugis adalah negara pertama sebagai penjajah di Indonesia. Alfonso de Albuquerque merupakan tokoh Portugis yang mengenalkan Nusantara pada Dunia Eropa. Negeri pertama yang disambangi oleh Portugis adalah daerah Maluku,dengan Modus awalnya berlatar belakang mencari rempah rempah.

Raja dan rakyat Maluku menyambut hangat akan kedatangan Portugis pada saat itu,dan pada akhirnya Portugis melanggar aturan yang disepakati dengan Raja Maluku hingga berujung praktik monopoli tidak sehat.

Perluasan area kekuasaan Portugis meluas hingga pulau jawa,sampai ketika pada tahun 1602 Belanda masuk bersam pasukannya hingga akhirnya penjajahan yang dilakukan Portugis berakhir.

5. Spanyol(1521-1629)

Ketika itu negara negara  Eropa adalah negara yang aktiv berlayar ke Asia Tenggara,tak terkecuali Spanyol. Harapan mereka untuk mendapatkan rempah rempah tercapai setelah mereka berhasil masuk ke wilayah Nusantara.

Portugis yang berkuasa pada saat itu menganggap Spanyol telah melanggar hak monopoli mereka,walaupun mereka berada dalam wilayah perdagangan yang berbeda.

Spanyol lantas memutuskan bekerja sama dengan kerajaan Tidore dan Portugis bekerja sama dengan kerajaan Ternate. Setelah itu terjadilah persaingan dagang yang berkepanjangan antara kedua negara Eropa tersebut. Dan akhirnya pada tahun 1529 konflik tersebut menghasilkan sebuah perjanjian,yang mana Spanyol harus meninggalkan Maluku dan berlayar ke Filipina,sementara Portugis tetap di Maluku.

6. Jepang(1942-1945)

Di awal kedatangan Jepang di Indonesia pada tanggal 8 maret 1942,Jepang berencana ingin Indonesia agar merdeka dari penjajahan Belanda,dan jepang bersikap sangat baik kepada bangsa ini dan menganggap indonesia adalah saudaranya jepang,hingga Jepang berhasil mengusir Belanda dari bumi Nusantara ini.

Namun seiring berjalannya waktu Jepang negara penjajah Indonesia ini mulai menampakkan watak aslinya pada bangsa ini,dengan memperlihatkan sikap diktator mereka sampai membentuk sistem (Romusha)kerja paksa. Dan pada akhirnya Jepang mengalami insiden di negaranya.

Amerika serikat menjatuhkan 2unit bom atom di dua kota besar di jepang yakni Nagasaki dan Hiroshima,hingga jepang mengalami krisis di negaranya dan terpaksa Jepang mengangkat kaki dari Bumi pertiwi. Pada tahun 1945 tepatnya pada tanggal 15 agustus jepang menyatakan menyerah.(red)

Setelah jepang angkat kaki dari negri ini apakah indonesia sudah merdeka? tulis dikolom komentar!

1. Portugis (1509 – 1595)
Portugis merupakan negara pertama yang menjajah Indonesia. Dengan salah satu tokoh pentingnya yakni, Alfonso de Albuquerque, Portugis berhasil mengenalkan Nusantara ke dunai Eropa. Awal mula kedatangan Portugis adalah ke daerah Maluku, yang dilatarbelakangi pencarian rempah-rempah.

Kedatangannya pun di sambut hangat oleh Raja dan rakyat Maluku pada saat itu, hingga pada akhirnya Portugis melanggar aturan yang disepakati dengan menerapkan praktik monopoli tidak sehat.

Pada akhirnya, penjajahan yang dilakukan oleh Portugis meluas ke berbagai penjuru Nusantara, salah satunya Pulau Jawa. Ketika tahun 1602, datang pasukan Belanda dan mengalahkan pasukan Portugis hingga pada akhirnya kolonialisasi yang dilakukan Portugis tersebut berakhir.

2. Spanyol (1521 – 1692)
thereaderwiki.com
thereaderwiki.com

Pada saat itu, negara-negara bagian Eropa merupakan negara yang aktif melakukan pelayaran ke Asia Tenggara. Salah satunya adalah Spanyol. Impian mereka mendapatkan negara penghasil rempah-rempah tercapai setelah berhasil memasuki wilayah Nusantara.

Portugis yang pada saat itu masih menjajah Indonesia, menganggap bahwa Spanyol melanggar hak monopoli Portugis, meskipun pada dasarnya mereka berada dalam cakupan wilayah perdagangan yang berbeda. Portugis memutuskan bekerja sama dengan kerajaan Ternate sedangkan Spanyol dengan kerajaan Tidore. Namun tetap saja antara kedua negara tersebut terjadi persaingan dagang yang berkepanjangan.

Pada akhirnya tahun 1529, konflik berkepanjangan tersebut menghasilkan perjanjian bahwa Spanyol harus meninggalkan Maluku dan melakukan perdagangan di Filipina, sedangkan Portugis tetap melakukan perdagangan di Maluku.

Baca Juga: 5 Fakta Pendidikan Indonesia Saat di Bawah Penjajahan Kolonial Belanda

3. Belanda (1602 – 1942)
dictio.id
dictio.id
Di antara semua negara yang menjajah Indonesia, negara Belanda lah yang menjajah paling lama yakni mencapai 346 tahun. Dalam kurun waktu yang selama itu, Belanda berhasil menguasai wilayah Indonesia mencakup pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Papua.

Tak jauh berbeda dengan negara lainnya, tujuan Belanda pun untuk berdagang dan mencari rempah-rempah. Atas kekalahan Portugis tahun 1602, Belanda memulai kolonialisasinya dengan mendirikan kongsi dagang di Batavia yang diberi nama VOC (Verenigde Oostindische Compagnie). Namun pada 31 Desember 1799, VOC pun dibubarkan oleh pemerintah Belanda dengan berbagai alasan.

Berakhirnya VOC, keadaan masyarakat Indonesia bukan membaik. Nusantara yang pada saat itu diberi nama Hindia Belanda diserahkan kepemimpinannya kepada Kerajaan Belanda dan mereka membentuk sistem tanam paksa (cultuur stelsel).

Lanjutkan membaca artikel di bawah
Editor’s picks
Benarkah Alkohol Menguap saat Dimasak? Ini Faktanya
12 Tanda Jatuh Cinta dari Sisi Sains, Ada Risetnya!
Seram, 7 Prosedur Medis Mengerikan di Dunia Zaman Dulu

Mei 1940 awal terjadinya Perang Dunia ll, Belanda mengalami kekalahan karena negaranya dikuasai oleh Nazi, Jerman. Dan pada Maret 1942 Belanda pun kalah di Nusantara oleh Jepang, ini menandakan penjajahan Belanda berakhir dan berlanjut di tangan Jepang.(red)

Advertisements
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com