More results...

Generic selectors
Cari yang sama persis
Cari berdasarkan judul
Cari berdasarkan konten
Post Type Selectors
Filter by Categories
Bangka Belitung
Berita Indragiri Hilir
Berita Kriminal
Berita Kuansing
Catatan Muslim
Daerah
Edukasi
Hiburan
Internasional
Investigasi
Jakarta
Kabupaten Gunung Kidul
Kabupaten Indragiri Hilir
Kabupaten Indragiri Hulu
Kabupaten Kampar
Kabupaten Karimun
Kabupaten Kepahiang
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Lahat
Kabupaten Lahat Online
Kabupaten Pelalawan
Kabupaten Rokan hilir
Kabupaten Siak
Kesehatan
Kota Batam
Kota Dumai
Lampung Barat
Maluku
Maluku Utara
Narasi dan Opini
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Papua
Provinsi Aceh
Provinsi BALI
Provinsi Banten
Provinsi Bengkulu
Provinsi DIY
Provinsi Jambi
Provinsi Jawa Barat
Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Timur
Provinsi Kalimantan Selatan
Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Kepri
Provinsi Lampung
Provinsi Riau
Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Tengah
Provinsi Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Utara
Provinsi Sumatera barat
Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Sumatra Utara
Sejarah
Video
Yogyakarta
Daerah  

Sri Mulyani Pake Duit Covid Untuk Proyek Ibukota Baru,Demokrat:Aneh Bin Ajaib

Bangunan IKN ibukota negara baru

Meskipun menjadi salah satu dari mayoritas partai politik di DPR RI yang setuju dengan pengesahan Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN), Partai Demokrat masih kerap melontarkan kritik atas kebijakan tersebut.

 

Kritik soal pemindahan IKN ke Kalimantan Timur kembali muncul dari Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman.

 

Benny K Harman menanggapi pernyataan ekonom Faisal Basri soal dana Covid-19 yang disebut-sebut digunakan untuk pembiayaan IKN.

Menurut Benny, keputusan tersebut sangat aneh dan ajaib ketika dana untuk rakyat justru digunakan untuk membiayai proyek IKN.

“Memang aneh bin ajaib yah, dana untuk rakyat yg menjadi korban Covid kok dipake untuk proyek mercusuar, bangun IKN di daerah Penajam Kaltim,” kata Benny dalam pernyataannya melalui Twitter @BennyHarmanID Sabtu, 22 Januari 2022.

“Terima kasih Pak Faisal sudah ingatkan kita semua.#Liberte!,” tambahnya.

Sebelumnya, Faisal Basri menanggapi pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang menyebut bahwa pembangunan IKN akan menggunakan sebagian dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Keputusan itu menurut Faisal Basri merupakan sebuah kejahatan luar biasa apalagi pandemi masih terus berlangsung hingga saat ini.

“Sekarang sudah demi untuk Covid mau disisihkan untuk ibu kota baru, waduh kejahatan luar biasa,” kata Faisal Basri dalam diskusi yang digelar ICW Jumat, 21 Januari 2022 kemarin.

Padahal kata dia, pemerintah semestinya justru mengalihkan banyak anggaran untuk pemulihan pasca pandemi.

“Justru harusnya ada anggaran yang sudah dialokasikan untuk ibu kota baru nanti dulu. Semua kita konsentrasi untuk Covid-19,” tegasnya.”pikiranrakyat”

 

Klik tombol tindakan dibawah sesuai pilihanmu untuk membagikan informasi ini!
INVESTIGASI 86 di Google News