More results...

Generic selectors
Cari yang sama persis
Cari berdasarkan judul
Cari berdasarkan konten
Post Type Selectors
Filter by Categories
Bangka Belitung
Berita Indragiri Hilir
Berita Kriminal
Berita Kuansing
Catatan Muslim
Daerah
Edukasi
Hiburan
Internasional
Investigasi
Jakarta
Kabupaten Gunung Kidul
Kabupaten Indragiri Hilir
Kabupaten Indragiri Hulu
Kabupaten Kampar
Kabupaten Karimun
Kabupaten Kepahiang
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Lahat
Kabupaten Lahat Online
Kabupaten Pelalawan
Kabupaten Rokan hilir
Kabupaten Siak
Kesehatan
Kota Batam
Kota Dumai
Kota Manado
Lampung Barat
Maluku
Maluku Utara
Narasi dan Opini
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Papua
Provinsi Aceh
Provinsi BALI
Provinsi Banten
Provinsi Bengkulu
Provinsi DIY
Provinsi Jambi
Provinsi Jawa Barat
Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Timur
Provinsi Kalimantan Selatan
Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Kepri
Provinsi Lampung
Provinsi Riau
Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Tengah
Provinsi Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Utara
Provinsi Sumatera barat
Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Sumatra Utara
Sejarah
Video
Yogyakarta
INVESTIGASI 86 di Google News

Pemkab Inhil Diduga Tidak Punya Nyali Masyarakat Minta Gubri Tindak Tegas Perusahaan Batu Bara Di Bayas Jaya

Inhil – Masyarakat kecamatan Kempas kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), masyarakat kecamatan Kuala Cenaku kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan para pengendara daerah lainnya yang hari-hari beraktivitas melintasi jalan lintas Inhu-Inhil merasa kecewa dengan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Inhil terkait jalan yang sering licin dan membahayakan pengendara akibat berseraknya Batu Bara di jalan tersebut.

Jalan Licin tersebut disebabkan oleh Berseraknya Batu Bara dari Truk yang membawa batu bara dan membongkarnya di PT Samudera Inti Pasific (PT. SIP) yang berada di teluk bagus desa Bayas Jaya kecamatan Kempas kabupaten Inhil provinsi Riau.

Hal ini berdasarkan pantauan Awak Media Online Investigasi86.com ke lapangan dan keterangan beberapa masyarakat setempat dan para pengendara yang beraktivitas melintasi jalan tersebut.

Tujuh orang supir yang tidak bisa disebutkan namanya satu persatu mengatakan kepada awak media “Jalan ini sudah sangat membahayakan para pengendara pak, terutama pengendara roda dua karena sangat Licin.” Senin (11/12/2023)

“Ini disebabkan Oleh PT SIP (perusahaan Batu Bara) ini yang berada di Bayas Jaya ini, karena batu bara yang berserak itu dari Truk yang membawa Batu Bara dan Bongkar di PT itu pak.” Ujarnya mereka dengan serentak

“Jalan ini sudah ada beberapa orang terjadi kecelakaan karena jalan Lincin ini pak.” Tutur mereka dengan kesal

“Dengan ada kejadian dan sudah banyak pemberitaan tapi Pemkab Inhil tidak ada tindakan dan Tutup Mata, jadi kami nilai pemkab Inhil tidak punya nyali untuk menindaknya.” Ujar mereka dengan tegas

“Hampir setiap hari jalan lintas ini selalu macet di sore hari karena puluhan Truk yang membawa Batu Bara parkir Panjang dan banyak memakan badan jalan sehingga pengendara lain susah lewat karena terjadi macet panjang pak.” Terang mereka

“Jadi kita berharap Pemprov Riau (Gubernur Riau) bisa menindak lanjuti masalah ini.” Harapan mereka

“Kita lihat aja pak, apakah Pemprov Riau Punya Nyali atau tidak menindak Maslah ini, ini tidak bisa dibiarkan karena takut akan ada makan korban kecelakaan kedepannya.” Pungkasnya dengan nada tinggi

Berdasarkan keterangan warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada awak media “Iya benar pak kalau sore hari sering terjadi macet jalannya pak.”

“Itu disebabkan puluhan Truk besar yang membawa Batu Bara parkir di sepanjang jalan lintas ini pak.” Ujarnya

Kalau Truk itu sudah mulai Parkir Panjang, sudah pasti terjadi macet panjang pak.” Tambahannya

“Yang parahnya kalau pas mau Bongkar Batu Bara banyak berserakan di jalan depan perusahaan batu bara tempat bongkar itu pak.” Ujarnya

“Kalau batu bara berserak terjadi hujan atau disiram oleh pekerja perusahaan itu, ampun pak jalan jadi sangat Lincin dan bisa membahayakan pengendara roda dua paling utama pak.” Tambahannya

“Saya heran maslah ini tidak pernah ditindak oleh pemerintah Inhil atau dinas terkait pak, karena kejadiannya berlarut larut bahkan jalan banyak rusak saya lihat.” Tutupnya

Berdasarkan keterangan dari warga setempat dan keterangan Nara Sumber (Para pengendara) Pemprov Riau (Gubernur Riau) dan dinas terkait diminta menindak segera permasalah tersebut.

Awak media mencoba untuk konfirmasi kepada perusahaan Batu Bara tersebut dan menjumpai diduga penjaganya mengatakan “percuma aja bapak masuk untuk konfirmasi karena Bos dan Humas jarang masuk pak, yang ada di dalam hanya Staf-staf saja.”

Diterbitkannya berita ini pihak awak media belum mendapatkan keterangan sedikitpun dari Pejabat Bos atau Humas perusahaan tersebut. (Zul)

Klik tombol tindakan dibawah sesuai pilihanmu untuk membagikan informasi ini!