Tajam Mengabarkan Fakta

Mobil Plat Merah “BM 37 K” Hancur Bagian Depan, Kenapa Ya? Kok Bisa?

Foto: Mobil dinas Diskominfo Pemda Kabupaten Kuansing dengan plat merah BM 37 K disebuah jalan yang belum diaspal dalam kondisi ringsek dan hancur dibagian depannya.

KUANSING • Mobil Plat Merah “BM 37 K” Hancur Bagian Depan, Kenapa Ya? Kok Bisa? Ada sebuah foto Mobil dinas dengan plat nomor BM 37 K tampak hancur dan ringsek dibagian depan mobil milik pemerintah daerah kabupaten kuantan Singingi (kuansing) Provinsi Riau.

Diketahui mobil plat merah BM 37 K tersebut merupakan mobil dinas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Diskominfo kabupaten Kuansing.

Dalam foto tersebut hanya ada waktu dan tanggal pada saat pengambilan gambar dan nama si pemilik perangkat, tanpa adanya keterangan lokasi pengambilan gambar, yaitu tanggal 16 november 2022 pukul 16.13 WIB.

Tampak dalam foto tersebut satu unit mobil dinas dengan plat nomor BM 37 K dalam kondisi hancur pada bagian depan yang berada disebuah jalan yang belum diaspal dan disebelah mobil tersebut ada satu unit sepeda motor.

Tidak ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kronologi kejadian dan siapa sosok yang mengemudi mobil dinas diskominfo kuansing tersebut.

Syamsir Alam Kadiskominfo Kabupaten Kuansing via WhatsApp saat ditanya terkait kejadian yang ada di foto tersebut, sampai berita ini tayang tidak ada jawaban dan keterangan yang diberikan oleh kadis tersebut kepada redaksi investigasi86, rabu 16/11/2022.

Foto: Mobil dinas Diskominfo Pemda Kabupaten Kuansing dengan plat merah BM 37 K disebuah jalan yang belum diaspal dalam kondisi ringsek dan hancur dibagian depannya.

Ada beberapa dugaan terkait kecelakaan yang menyebabkan ringseknya bagian depan mobil plat merah tersebut.

1. Faktor kelelahan yang dialami pengemudi mobil tersebut.

2. Faktor skill dalam mengendarai mobil, dikarenakan jalannya yang masih jalan tanah “belum diaspal” sehingga menjadi faktor yang membuat roda mobil mudah selip “terpeleset” pada saat kecepatan tinggi, sehingga sang driver musti memiliki keahlian khusus “skill” dalam mengendarai mobil.

3. Dugaan sang sopir dalam pegaruh alkohol/Narkoba sehingga membuat hilang kendali (Lost Control) pada saat mengendarai mobil tersebut.

4.Diduga Pegemudi mobil tersebut ugal-ugalan pada saat mengendarai mobil dinas diskominfo kabupaten kuantan singingi (Kuansing).

Sangat disayangkan sekali, sebuah mobil dinas yang dibeli menggunakan dana APBD “Duit Rakyat” namun pihak OPD nya terkesan “seperti” tidak memiliki tanggung jawab atas mobil tersebut.

Hingga berita ini naik tidak diketahui kronologi kejadian dan lokasi yang ada di foto tersebut.

apakah sebuah peristiwa kecelakaan tunggal atau kecelakaan ganda?

Dan publik juga tidak mengetahui apakah ada korban jiwa atau yang mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Kemudian siapa sosok yang mengendarai mobil tersebut dan berapa orang yang ada didalam mobil tersebut pada saat kejadian.

Jika poin diatas tidak diungkap kepublik tentu hal ini akan menjadi tanda tanya bagi publik dan pihak terkait tentunya akan terkesan seperti menutupi kejadian tersebut.(adr)

Menu