More results...

Generic selectors
Cari yang sama persis
Cari berdasarkan judul
Cari berdasarkan konten
Post Type Selectors
Filter by Categories
Bangka Belitung
Berita Indragiri Hilir
Berita Kriminal
Berita Kuansing
Catatan Muslim
Daerah
Edukasi
Hiburan
Internasional
Investigasi
Jakarta
Kabupaten Gunung Kidul
Kabupaten Indragiri Hilir
Kabupaten Indragiri Hulu
Kabupaten Kampar
Kabupaten Karimun
Kabupaten Kepahiang
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Lahat
Kabupaten Lahat Online
Kabupaten Pelalawan
Kabupaten Rokan hilir
Kabupaten Siak
Kesehatan
Kota Batam
Kota Dumai
Lampung Barat
Maluku
Maluku Utara
Narasi dan Opini
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Papua
Provinsi Aceh
Provinsi BALI
Provinsi Banten
Provinsi Bengkulu
Provinsi DIY
Provinsi Jambi
Provinsi Jawa Barat
Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Timur
Provinsi Kalimantan Selatan
Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Kepri
Provinsi Lampung
Provinsi Riau
Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Tengah
Provinsi Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Utara
Provinsi Sumatera barat
Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Sumatra Utara
Sejarah
Video
Yogyakarta

Eggi Sudjana Ancam Media Yang Tak Liput Sidang Ijazah Palsu Jokowi

Foto: Prof, Dr. Eggi Sudjana, SH, M.Si saat di ruang sidang pengadilan negeri Jakarta pusat.(tangkapan layar Salwa media channel)

INVESTIGASI86 • Sidang gugatan atas dugaan ijazah palsu presiden Jokowi, saat ini masih bergulir di meja hijau, namun hingga saat ini tak satupun media mainstream yang mengikuti perkembangan sidang tersebut serta tidak ada yang memberitakan agenda sidang gugatan dugaan ijazah palsu tersebut.

Syafri Sofyan, Badan Pekerja dari Petisi 100 menjelaskan bahwa ada 100 (seratus) orang lebih tokoh nasional dan daerah dari Petisi 100 yang melaporkan adanya dugaan tindak pidana nepotisme oleh keluarga Jokowi dan penggugat diwakili oleh 25 orang pengacara dari sejumlah LBH.

Yang melaporkan hal tersebut adalah 100 (seratus) orang tokoh nasional dan daerah dari petisi 100 yang diwakili oleh 25 orang” ucap Syafri Sofyan saat konferensi pers sejumlah penggugat kasus dugaan ijazah palsu Jokowi di ruang sidang pengadilan negeri Jakarta pusat, Senin 15/01/2024.

Prof, Dr. Eggi Sudjana, SH, M.Si menyampaikan bahwa usulan dari buk Kurnia sebagai pimpinan tim pembela ulama dan aktivis, agar bisa fokus kepada media mainstream.

Usulan dari buk Kurnia sebagai pimpinan tim pembela ulama dan aktivis agar fokus kepada media mainstream atau media yang sudah eksis dan cukup berpengaruh seperti TV One, Metro TV, iNEWS, KOMPAS, TransTV, RCTI, SCTV, INDOSIAR, mereka sudah mengabaikan undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan informasi publik” sebut Prof, Dr. Eggi Sudjana, SH, M.Si kepada Salwa media Channel di saluran YouTubenya.

Lebih lanjut, Eggi Sudjana menyebutkan bahwa hal itu merupakan salah satu keterbukaan publik yang tidak sampai ke rakyat.

Inilah keterbukaan publik yang tidak sampai ke rakyat, inilah akibatnya apa? Rakyat salah menilai, rakyat salah ambil keputusan, karena dimanipulasi oleh keadaan yang ditipunya, maka untuk itu saya ingatkan tolong pers yang mainstream tadi bersegeralah menyadarinya, anda telah menyakiti hati rakyat, anda tidak mengindahkan perintah undang-undang tentang keterbukaan informasi publik” cetus Prof, Dr. Eggi Sudjana, SH, M.Si kepada media.

“Juga jadi prinsipal lagi, apakah akan buat gugatan lagi atau kita lapor ke polisi, karena ada undang-undang pers juga, undang-undang nomor 40 tahun 1999 terkait suatu situasi pers itu harus Cover Both Side, nah kenapa tidak ada yang memberitakan ini, kenapa? Untung aja ada YouTube dan internet ” cetus Tokoh yang vokal dan idealis tersebut.

Foto: Prof, Dr. Eggi Sudjana, SH, M.Si saat di ruang sidang pengadilan negeri Jakarta pusat.(tangkapan layar Salwa media channel)

Untuk diketahui, sidang perdana atas dugaan ijazah palsu presiden Jokowi digelar oleh pengadilan negeri Jakarta pusat pada Selasa 18/10/2022 lalu, namun hingga kini sidang gugatan atas dugaan ijazah palsu presiden Jokowi itu tak kunjung menemukan titik terang.(Adr)

Sumber: Salwamedia

Klik tombol tindakan dibawah sesuai pilihanmu untuk membagikan informasi ini!
INVESTIGASI 86 di Google News