Server Situs My Pertamina Error’ Di Hari Pertama Pendaftaran Identitas Warga

Investigasi86.com • Server Situs My Pertamina Error’ Di Hari Pertama Pendaftaran Identitas Warga. Uji coba pendaftaran kemaren pada tanggal 1 Juli diwarnai dengan errornya aplikasi. Kurangnya sosialisasi, warga per 1 Juli kemaren wajib menggunakan aplikasi pada saat membeli pertalite.

Kebingungan…inilah yang kurang lebih yang dihadapi warga dihari pertama pendaftaran identitas kendaraan untuk bisa mendapatkan pertalite dan solar bersubsidi.

Tak hanya itu situs my pertamina juga tidak dapat diakses akibat server error. Sebagian warga di kota padang panjang dan kabupaten Agam pun terpaksa harus mengundur pendaftaran meskipun sudah membawa lengkap sarat saratnya berupa KTP dan STNK.

Sementara itu di kota Banjarmasin, sejumlah warga menyerbu posko pelayanan di salah satu SPBU, namun lagi lagi warga harus menelan kekecewaan gagal mendaftar akibat gangguan server error’.

“Banyak yang mendaftar, namun lantaran server situs error’ jadi harus diundur dulu pendaftaran nya” ucap salah seorang petugas pelayanan di salah satu SPBU di Banjarmasin.

Tak hanya persoalan teknis, warga yang kebanyakan berprofesi sebagai supir truk juga mengeluhkan pengisian solar yang dibatasi sebanyak 80 liter dalam sehari, tentunya hal tersebut jauh dibawah kebutuhan, yakni 200 liter per hari.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan bahwa kesalahan sistem atau eror MyPertamina terjadi karena banyaknya masyarakat yang mendaftar.

Iya mohon maaf tadi ada optimalisasi (sistem aplikasi maupun web MyPertamina). Cukup besar animo masyarakat yang melakukan pendaftaran,” kata Irto.

Masyarakat yang mendaftar lewat aplikasi maupun web My Pertamina belum dapat kode QR untuk pembayaran BBM subsidi. Sebab ada proses pencocokan data kurang lebih selama 7 hari kerja.

Meski begitu, di aplikasi MyPertamina terdapat berbagai macam pilihan sistem pembayaran, mulai dari dompet elektronik (e-wallet) hingga penggunaan kartu kredit.

Oleh karena itu, Pertamina memastikan masyarakat yang sudah mendaftar dan mendapatkan kode QR bisa membayar di SPBU dengan cara tunai, e-wallet, hingga kartu kredit.

Ketika masyarakat yang membawa QR code tadi sudah ada mendaftar di web MyPertamina, membayar cash kami terima, membayar pakai debit bank juga kami terima, pakai credit card sepanjang di SPBU ada mesin EDC-nya, credit card itu juga kami terima,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Pertamina mulai membuka pendaftaran My Pertamina untuk uji coba beli Pertalite dan Solar menggunakan aplikasi tersebut mulai 1-30 Juli 2022. Uji coba itu hanya dilakukan di 11 daerah saja.(red)

Advertisements
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com