More results...

Generic selectors
Cari yang sama persis
Cari berdasarkan judul
Cari berdasarkan konten
Post Type Selectors
Filter by Categories
Bangka Belitung
Berita Indragiri Hilir
Berita Kriminal
Berita Kuansing
Catatan Muslim
Daerah
Edukasi
Hiburan
Internasional
Investigasi
Jakarta
Kabupaten Gunung Kidul
Kabupaten Indragiri Hilir
Kabupaten Indragiri Hulu
Kabupaten Kampar
Kabupaten Karimun
Kabupaten Kepahiang
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Lahat
Kabupaten Lahat Online
Kabupaten Pelalawan
Kabupaten Rokan hilir
Kabupaten Siak
Kesehatan
Kota Batam
Kota Dumai
Lampung Barat
Maluku
Maluku Utara
Narasi dan Opini
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Papua
Provinsi Aceh
Provinsi BALI
Provinsi Banten
Provinsi Bengkulu
Provinsi DIY
Provinsi Jambi
Provinsi Jawa Barat
Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Timur
Provinsi Kalimantan Selatan
Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Kepri
Provinsi Lampung
Provinsi Riau
Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Tengah
Provinsi Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Utara
Provinsi Sumatera barat
Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Sumatra Utara
Sejarah
Video
Yogyakarta

Pasien RSU ESHMUN Medan Tewas 5 Menit Pasca Disuntik Antibiotik

Rumah Sakit Umum ESHMUN yang berlokasi di jalan Marelan Raya No.173A, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan
Rumah Sakit Umum ESHMUN yang berlokasi di jalan Marelan Raya No.173A, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan

SUMUT • Miris sekali nasib yang dialami Rosnani Napitupulu, beliau adalah kakak dari Sakti Fernando Napitupulu yang meninggal dunia lima (5) menit setelah diberi suntikan antibiotik oleh tenaga medis Rumah Sakit Umum ESHMUN yang berlokasi di jalan Marelan Raya No.173A, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Mengutip dari sejumlah media online, salah satunya media wartainvestigasi.com yang menuliskan bahwa Rosnaini kakak dari Sakti Fernando (alm), sempat histeris pada saat kedatangan jenazah adik bungsunya Sakti Fernando Napitupulu di rumah orang tuanya di Lingkungan empat (4) Kelurahan Tanah Enam ratus Kecamatan Medan Marelan, Selasa (15/2/2022).

Rosnani menyebutkan bahwa adiknya meninggal dunia setelah 5 menit diberi suntikan antibiotik oleh dokter yang menangani adiknya tersebut di Rumah Sakit Umum ESHMUN yang ada di Kota Medan itu.

Rosnani Napitupulu sempat berkata kepada sejumlah tenaga medis yang adadi rumah sakit tersebut bahwa dirinya sempat melarang pihak rumah saRumah Sakit Umum ESHMUN yang berlokasi di jalan Marelan Raya No.173A, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelkit agar tidak memberikan suntik antibiotik kepada adiknya itu.

Saya sudah melarang Dokternya untuk menyuntikan Antibiotik kepada adek saya Sakti, Karena saya tau Adek saya itu memiliki penyakit Alergi Obat, Namun Dokter tersebut memaksakan untuk menyuntik adek saya itu, berselang 5 menit kemudian adek saya mengalami kejang-kejang dan mengeluarkan cairan dari mulutnya, hingga adek saya meninggal dunia” ungkap Rosnani kepada wartawan.

Sang kakak yang telah kehilangan adik kandungnya itupun menyebutkan bahwa sang dokter sudah bertanya kepada kami terkai riwayat adiknya itu.

Padahal sebelumnya sang Dokter sempat bertanya kepada saya” ujar Rosnaini.

Adiknya Ada alergi obat buk tanya dokter kepada saya” sambung Rosnani menirukan ucapan dokter yang menangani adiknya itu.

Ada Dok, adik kami alergi obat” jawab Rosnaini dan langsung melarang Dokter agar tidak menyuntikkan antibiotik kepada adiknya.

Namun sang Dokter tampaknya tidak mengindahkan pemberitahuan yang diberitahukan kakaknya Sakti,dan tetap menyuntikkan antibiotik kepada adiknya Sakti Fernando Napitupulu.

Namun setelah adik saya disuntik antibiotik oleh Dokter yang menangani adik saya itu, si dokter itu dengan santainya bilang bahwa tindakannya itu tidaklah disengaja, gak sengaja buk” jelas Rosnaini dengan raut wajah sedihnya.

Atas kejadian ini, Rosnani melaporkan hal tersebut ke Polsek Medan Labuhan, lantaran tindakan dokter yang dianggapnya telah mengakibatkan adiknya meninggal dunia, patut dibawa keranah hukum.

Rosnani Napitupulu menangis sesenggukan menceritakan kematian adiknya bernama Sakti Fernando Napitupulu, Selasa (15/2/2022). Sakti Fernando Napitupulu meninggal setelah disuntik di RSU Eshmun medan

Saat ini, adiknya sedang diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut. Sementara itu, ketika awak media menyambangi rumah Sakit Umum ESHMUN, ada seseorang yang mengaku Humas Rumah Sakit tersebut.

Seorang pria yang mengaku humas itu, melarang wartawan mengkonfirmasi terkait berita dan kejadian hilangnya nyawa seseorang yang diduga kuat karena Malpraktek, Humas tersebut bahkan menepis kamera seorang wartawan yang pada saat itu sedang mengambil gambar di sekitar rumah sakit ESHMUN itu.

Dengan adanya sikap arogan dan perlakuan kurang baik dari humas rumah sakit ESHMUN itu saat awak media datang, sangat terkesan sekali bahwa pihak Rumah Sakit ESHMUN mencoba untuk menutup-nutupi kejadian ini dari wartawan.

Publik berharap, semoga Polda Sumut bisa tegas dan profesional dalam menangani perkara ini.(red)

Klik tombol tindakan dibawah sesuai pilihanmu untuk membagikan informasi ini!
INVESTIGASI 86 di Google News