More results...

Generic selectors
Cari yang sama persis
Cari berdasarkan judul
Cari berdasarkan konten
Post Type Selectors
Filter by Categories
Bangka Belitung
Berita Indragiri Hilir
Berita Kriminal
Berita Kuansing
Catatan Muslim
Daerah
Edukasi
Hiburan
Internasional
Investigasi
Jakarta
Kabupaten Gunung Kidul
Kabupaten Indragiri Hilir
Kabupaten Indragiri Hulu
Kabupaten Kampar
Kabupaten Karimun
Kabupaten Kepahiang
Kabupaten Kuantan Singingi
Kabupaten Lahat
Kabupaten Lahat Online
Kabupaten Pelalawan
Kabupaten Rokan hilir
Kabupaten Siak
Kesehatan
Kota Batam
Kota Dumai
Kota Manado
Lampung Barat
Maluku
Maluku Utara
Narasi dan Opini
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Nusa Tenggara Timur (NTT)
Papua
Provinsi Aceh
Provinsi BALI
Provinsi Banten
Provinsi Bengkulu
Provinsi DIY
Provinsi Jambi
Provinsi Jawa Barat
Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Timur
Provinsi Kalimantan Selatan
Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Kepri
Provinsi Lampung
Provinsi Riau
Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Tengah
Provinsi Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Utara
Provinsi Sumatera barat
Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Sumatra Utara
Sejarah
Video
Yogyakarta
INVESTIGASI 86 di Google News
Daerah  

Orang Tua Wajib Tau, Begini Cara Cegah Hepatitis Misterius Pada Anak

Indonesia menjadi salah satu negara yang sudah terdampak penyakit hepatitis misterius akut. Parahnya, penyakit ini lebih rentan menyerang pada kelompok anak-anak. Oleh karena itu, orang tua perlu tahu cara mencegah penularan hepatitis akut pada anak.

Kabar mengenai munculnya hepatitis akut membuat masyarakat waswas, khususnya kelompok orang tua. Betapa tidak, mayoritas kasus penyakit yang menyerang organ hati itu terjadi pada kelompok anak.

Penyakit ini pertama kali ditemukan di sejumlah negara di Eropa. Di Indonesia, hingga saat ini Kementerian Kesehatan telah mendeteksi 15 kasus hepatitis akut.

Meski belum diketahui pasti, namun para ahli menduga Adenovirus menjadi biang kerok dari munculnya penyakit misterius ini.

Dokter spesialis anak konsultan gastrohepatologi RSCM, Profesor Hanifah Oswari mengatakan bahwa virus tersebut utamanya menular melalui saluran pencernaan dan pernapasan.

Untuk mencegah risiko infeksi, orang tua disarankan untuk melakukan tindakan pencegahan. Salah satu penularan hepatitis akut pada anak terjadi melalui saluran pencernaan. Untuk itu, Hanifah menyarankan orang tua untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Jagalah kebersihan, mencuci tangan dengan sabun, memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi matang, tidak menggunakan alat makan bersama, dan menghindari kontak anak dari orang yang sakit,” ujar Hanifah seperti dikutip dari laman Sehat Negeriku Kemenkes, Selasa (10/5).

Selain itu, hepatitis akut juga menular melalui saluran pernapasan. Untuk itu, orang tua disarankan agar tetap menerapkan protokol kesehatan ala Covid-19 pada anak.

Orang tua juga perlu mewaspadai sejumlah gejala yang muncul. Hanifah menjelaskan beberapa gejala awal yang muncul di antaranya mual, muntah, sakit perut, diare, dan terkadang disertai demam ringan.

Seiring waktu berjalan, gejala akan semakin berat dengan air urine yang berwarna pekat seperti teh atau tinja yang berwarna putih pucat.

Jika mengalami gejala tersebut bawa anak-anak ke fasyankes terdekat untuk mendapatkan pertolongan dari tenaga kesehatan,” ujar Hanifah mengingatkan.

Hanifah juga mengingatkan orang tua untuk tidak menunggu hingga gejala berat mulai bermunculan pada anak. Telat membawa anak ke fasyankes bisa berujung fatal.

Kalau sudah sampai terjadi penurunan kesadaran, maka kesempatan untuk menyelamatkan sangat kecil,” ujar Hanifah.

Untuk itu, selain melakukan cara-cara mencegah penularan hepatitis akut pada anak, orang tua juga perlu mewaspadai apa pun yang dirasakan dan dialami anak demi mendapatkan penanganan yang tepat.

Lawjustice

Klik tombol tindakan dibawah sesuai pilihanmu untuk membagikan informasi ini!