Tajam Mengabarkan Fakta

Rumah Kaharuddin Di Datangi Orang Asing Usai Aksi 11 April 2022

investigasi86.com – Kaharuddin yang menjadi Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI ) mengatakan bahwa rumahnya di Riau sempat didatangi oleh orang yang tak dikenal setelah aksi demo 11 April 2022 laku. Kahar menduga orang tersebut membuat khawatir kedua orang tuanya.

Kaharudin menceritakan, orang yang tak dikenal itu mendatangi rumahnya pada Senin malam (11/4). Namun, saat kedua orang tuanya sedang tidak berada di rumah.

“Pascaaksi ada yang datang ke rumah, tapi orang tua enggak di rumah, bapak atau ibu, cuma tetangga yang lihat,” ujar Kaharudin saat dihubungi awak media, Kamis (14/4).

Menurut penuturan tetangganya, orang yang tak dikenal itu sempat menyampaikan jika Kaharudin tidak ada kabarnya setelah mengikuti aksi di depan Gedung DPR/MPR menolak wacana perpanjangan masa presiden menjadi tiga periode dan tertunda-tunda Pemilu.

Ia menduga, orang yang tak dikenal itu memanfaatkan pemberitaan media yang menyatakan bahwa aksi demo akan berakhir ricuh.

“Mungkin karena di media disebut ricuh, padahal kita kan sudah tarik mundur, jadi seolah-akan Kahar nih enggak berkabar, padahal saya berkabar terus dengan orang tua,” ujar dia.

Kaharudin menilai, hal tersebut sebagai salah satu bentuk teror baru. Sebelumnya, akun Instagram Kahar juga sempat diretas sehari sebelum aksi 11 April kemarin.

Menurut dia, hal tersebut juga dialami oleh sejumlah koleganya di BEM SI. Beberapa mahasiswa sempat didatangi oleh orang yang tak dikenal beberapa hari sebelum menggelar aksi.

 

“Ada juga yang didatangi rumahnya oleh orang tak dikenal, tapi sebelum aksi,” jelasnya.

Kaharudin menegaskan, dirinya maupun BEM SI tak akan merasakan teror baru tersebut. Ia memastikan bakal tetap kontra dengan kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat.

Artinya apa yang kita lakukan benar. Jadi, selama itu tidak akan membuat surut perjuangan kita, kita akan maju terus,” tegas Kahar.

“Kita akan tetap kritis, karena kita bukan anak kecil yang merengek kepada orang tuanya, ketika membelikan mainan kita diam. Enggak seperti itu. Mahasiswa, pemuda harus ambil peran terhadap perubahan bangsa dan negara,” kata dia menambahkan.

Sumber

Menu