Nanti Akan Ada Pandemi Yang Lebih Mematikan, Prediksi Atau Rencana?

Bill gates animasi

Investigasi86 • Bill Gate sang pendiri Microsoft yang juga sekaligus pebisnis vaksin, memprediksi bahwa akan ada virus yang lebih mematikan daripada Covid-19 yang akan muncul di masa depan.

Menurutnya bill gate virus ini akan menyebabkan negara-negara kaya musti meningkatkan pendanaan vaksin untuk menghadapi wabah yang mematikan yang berpotensi menimbulkan bencana.

Bill gate mencatat bahwa varian Delta dan Omicron merupakan salah satu virus yang paling menular yang pernah ada, dan bisa saja ada virus yang lebih mematikan dan membunuh lebih banyak orang.

Hal tersebut dia sampaikan saat memberikan hibah senilai 150 juta dolar Amerika dari Bill and Melinda Gates Foundation kepada Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI).

Ketika kita berbicara tentang menghabiskan miliaran untuk ditabung ,triliunan kerusakan ekonomi dan puluhan miliar nyawa, ini adalah polis asuransi yang cukup bagus,” kata Bill Gates, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari RT.com pada Kamis, 20 Januari 2022.

Dilaporkan, CEPI saat ini mencoba menggalang dana 3,5 miliar dolar Amerika untuk mengembangkan vaksin baru dalam waktu 100 hari.

Gates memuji koalisi tersebut karena dianggap akan menjadi salah satu penyelamat umat manusia dan membantu mendanai uji coba beberapa vaksin yang saat ini diizikan untuk dinokulasi melawan Covid-19.

Namun, dia masih menyesalkan masih kurangnya pasokan vaksin untuk bisa mencapai negara-negara berkembang.

“Itu adalah uang berisiko yang menyebabkan persidangan berlangsung. Jadi ada manfaat global yang sangat besar. Kami semua jauh lebih pintar sekarang, dan kami membutuhkan kapasitas untuk waktu berikutanya,” tutur Bill Gates.

Sementara itu, Welcome Trust, sebuah badan amal Inggris yang berfokus pada penelitian medis, mencocokkan yayasan milik Gates dengan janji 150 juta dolar Amerika itu kepada CEPI.

Jeremy Farrar, direktur Welcome Trust, menggemakan pernyataan Gates tentang bahaya pandemi di masa depan.

CEPI diketahui dibentuk setelah epidemi Ebola pada 2013 hingga 2016.

Berbagaisumber

Advertisements
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com