Tajam Mengabarkan Fakta

Patut Dicontoh, Bangun Jalan Umum Pakai Duit Pribadi, Ini Dia Sosoknya

Foto : Abah Sangadiah tokoh masyarakat di Banten yang Bangun Jalan Umum Pakai Duit Pribadinya.

Banten • Masyarakat Pagadungan sangat berterima kasih kepada ketua umum Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) TB. Abah Sangadiah yang telah membangun jalan penghubung antara Desa Pagadungan Kecamatan Karangtanjung Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Kamis (05/10/2022).

Dengan adanya pembangunan swadaya tersebut warga merasa nyaman, karena jalan yang dilalui masyarakat untuk aktivitas sehari-hari sudah bagus kembali.

Salah satu warga Desa Pagadungan, Edy(40) kepada awak media mengatakan bahwa dirinya sangat bersukur karena jalan penghubung kampung pagadungan sudah bagus.

“kami sangat bersyukur karena jalan penguhubung kampung Pagadungan yang setiap hari di lalui warga, dengan panjang ruas jalan kurang lebih 350m x 3 m Volume 1000 meter Pembangunan PAPING BLOCK sudah bagus kembali” ucap edy.

Berawal Dari Keresahan para warga Karna Adanya Pengalihan Jalan Alternatif Karna Lalu Lalang Mobil, hal tersebut akibat dampak Pembetonan , sehinggaa warga sempat ingin menutup akses.

Namun Lurah Pagadungan Yudhi murzan mengajak musyawarah Kontraktor jalan dan katanya segala bentuk kerusakan akan di betulkan, Tapi Kapan dan Kapan Tiada Pasti Sehingga dibangun pakai dana Pribadi oleh Abah Sangadiah.

Lanjut ia,“ Alhamdulillah Kampung kami sekarang sudah bisa dikatagorikan lebih baik dari sebelumnya, jalan ini sangat bermanfaat bagi kami semua yang tinggal disini, otomatis ekonomi masyarakat pun bisa meningkat dengan adanya akses jalan yang bagus ini,” ucapnya.

Foto : Abah Sangadiah tokoh masyarakat di Banten yang Bangun Jalan Umum Pakai Duit Pribadinya.

Masih hal yang sama, kami juga berharap kedepan akan ada lagi Abah Sangadiah lainya di Pandeglang bermunculan, mengingat jalan di Kabupaten Pandeglang masih banyak yang sangat rusak dan memprihatikan.

Menurut kami sosok Abah Sangadiah patut ditiru, tidak cukup kita mengomentari, namun kita dapat memberikan solusi yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat,” harapnya.

Di tempat terpisah Abah Sangadiah menambahkan,” Swadaya sangat positif yang perlu dipertahankan,” Budaya gotong royong merupakan ciri karakter bangsa Indonesia. Budaya ini nyaris hilang di tengah masyarakat ditelan tingginya kemajuan jaman, maka dari itu perlu kita terus dilestarikan demi tercapainya tujuan bersama. ” Ucap Abah Sangadiah.

Masyarakat jaman dulu membangun jalan secara swadaya, mereka rela mewakafkan tanahnya untuk dipergunakan dijadikan jalan, guna meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah,” tandasnya.

Foto : Antusias masyarakat pada saat Pembangunan jalan penghubung antara Desa Pagadungan Kecamatan Karangtanjung Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.

Adanya keberadaan sarana jalan tersebut diharapkan memberikan manfaat besar bagi warga setempat, serta bisa memacu pertumbuhan perekonomian.

Lurah Pagadungan Sangat Kagum Terhadap Ketokohan Abah Sangadiah Ketua Umum PJBN sekaligus Tokoh Ulama Besar Kharismatik Banten Yang Sering Kediamanya Di Kunjungi Oleh Pejabat Pejabat Penting Negri Ini.

Seperti Ketua DPD RI Lanyala Mataliti , Wakil Ketua MPR RI Gus Jazilul , Para Petinggi TNI /POLRI Jendral Jendral / Dan Pejabat Lembaga Negara.

Dan tak lupa pula Tokoh Ulama Besar Seperti H.Lutfi , Syeikh Amar Al -Rafati Al Jaelani Cuci Syeikh Abdul Qodir Jaelani Yg Ke 27, Syeikh. rohimudin An Nawawi Serta , Para Sultan dan Raja Se-nusantara pun Datang Hadir Meminta Wejangan Dan Pandangan Terhadap Beliau , Baik Nasehat ,Pandangan Spiritualnya.

Beliau Tokoh yang Tawadu, Semenjak Beliau Kembali Ke Kadu badak , dan Pjbn berpusat di sini banyak pembangunan pembangunan yang di bangun pakai anggaran Abah pribadi.

Arya Banda Yudha Dilokasi jalan PAPING Ini bukan pertama kali, sepanjang jalan sebelumnya beberapa bulan lalu sudah di bangun , bersama TPT supaya rapih , setelah ini selesai Abah akan mengadakan Maulid nabi Yang Tentunya Hadir Dari Luar Daerah Dan Manca Negara Tamu Tamu Ulama Dan Pejabat Penting negara Hadir diacara yang sering Abah laksanakan.

Kami mohon doanya semoga tetap terjaga silaturahmi dengan baik masyarakat guyub kompak dan itulah yang menjadi modal utama berkehidupan masyarakat dan para donatur merasa nyaman dan tenang seperti Abah mengeluarkan anggaran pribadi nya dan masyarakat yang bekerja tetap di bayar sesuai upah harian.(deny)

Menu