Maluku Utara_Ternate
Warga Kota Ternate di hebohkan dengan Penemuan potongan tubuh manusia oleh petugas kebersihan pengangkut sampah Dinas Lingkungan Hidup DLH Kota Ternate tepat di lokasi tempat pembuangan sampah depan Hotel Sahid Bela Kelurahan Jati Kecamatan Kota Selatan pagi hari Kamis, (208/2025).
Potongan tubuh berupa kaki manusia berukuran orang Dewasa yang ditemukan itu sudah firal di sejumlah Facebook maupun grup Whatsaap, telah dibagikan oleh sejumlah netijen, setelah ditemukan sepengal tubuh manusia itu warga pun berdatangan, tidak lama kemudian aparat kepolisian dari Polsek Selatan bersama personil langsung tiba di TKP guna mengamankan potongan tubuh manusia tersebut.
Berdasarkan informasi sementara yang berhasil di himpun media ini dari hasil penelusuran, potongan kaki manusia itu adalah hasil dari amputasi pihak Dokter di salah satu rumah sakit di Kota Ternate terhadap pasien yang konon katanya berasal dari pulau Bacan Kabupaten Halmahera Selatan Maluku Utara.
Kaki yang telah di amputasi akibat penyakit yang belum di ketahui secara pasti yang di derita pasien itu telah dianjurkan pihak Rumah Sakit agar dimakamkan, namun niat keluarga pasien berbelok arah menju Tempat sampah kemudian dibuang potongan daging kaki tersebut dengan alasan tidak punya sanak keluarga di Ternate.
Terpisah Kapolsek Ternate Selatan membenarkan penemuan potongan kaki manusia di lokasi Tempat pembuangan sampah. Potongan tubuh tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD dr. H. Chasan Boesoirie Ternate untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis.
Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, kepolisian memastikan potongan kaki itu bukan hasil tindak pidana, melainkan bagian tubuh dari pasien yang menjalani amputasi di salah satu rumah sakit di Kota Ternate. Fatmawati menjelaskan, potongan tubuh tersebut milik seorang pasien asal Bacan yang tengah menjalani perawatan medis.
“Pasien tersebut menjalani tindakan amputasi. Setelah itu, pihak rumah sakit menyerahkan bagian tubuh yang diamputasi kepada keluarga untuk dimakamkan. Namun, pihak keluarga tidak memakamkannya, melainkan membuangnya ke tempat sampah,” ungkap Fatmawati.
Dari keterangan pihak keluarga, alasan pembuangan dilakukan karena mereka tidak memiliki sanak keluarga di Ternate yang bisa membantu proses pemakaman. Atas peristiwa ini, kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak langsung berspekulasi terkait penemuan benda mencurigakan. Warga juga diminta segera melaporkan setiap kejadian serupa kepada aparat berwenang dikutip dari Media Tandaseru,” (Maun)